Senin, 21 September 2015

KEBUGARAN JASMANI

Asamanualaikum,.
Salam Sejahtera Bagi Kita Semua,
Salam Olahraga,,

Pada kesempatah hari ini Selasa, 22 September 2015 Saya sedikit membuat orat - oret di blog saya tentang ilmu di dunia olahraga, hari ini saya sedikit akan meng UP materi tentang kebugaran jasmani yang mana sebenarnya ini tugas kuliah saya dari pada bagai pohon tak berguna mending hasil tugas saya UP di blog ini itung - itung membagi ilmu dan beranal yo.....sob mari kita simak dan semoga bermanfaat sebelumnya saya minta maaf bila mana banya kesalahan karna manusia adalah mahluk proses bukan mahluk hasil salah benar hanya adalah proses kehidupan....!

nama : waryopi sulaeman A.ma, Pust,.
sekolah : Universitas Negeri Singaperbangsa Karawang

RESUME
TEORI KEBUGARAN JASMANI
“ Arti dan Komponen Kebugaran Jasmani “
  
A.    KEBUGARAN JASMANI
Secara umun Kebugaran Jasmani adalah kemampuan tubuh untuk melakukan penyesuaian terhadap pembebanan fisik yang diberikan kepadanya tanpa menimbulkan kelelahan berlebihan yang berarti. Dan sedangkan beberapa ahli menyebutkan Kebugaran Jasmani itu :
1.Menurut Judith Rink dan Mochamad Sajoto
Kebugaran Jasmani adalah kemampuan seseorang menyelesaikan tugas sehari-hari dengan tanpa mengalami kelelahan berarti, dengan pengeluaran energi yang cukup besar, guna memenuhi kebutuhan geraknya dan menikmati waktu luang serta untuk memenuhi keperluan darurat bila sewaktu-waktu diperlukan

2.Menurut Djoko Pekik
Kebugaran jasmani merupakan kemampuan seseorang melakukan kerja sehari-hari secara efisien tanpa timbul kelelahan yang berlebihan sehingga masih menikmati waktu luangnya.

3.Menurut T. Cholik Muthohir (1999) dalam Ismaryati (2006: 40)
kebugaran jasmani merupakan kondisi yang mencerminkan kemampuan seseorang untuk melakukan tugas dengan produktif tanpa mengalami kelelahan yang berarti.
Dari beberapa pengertian diatas maka kita mengambil kesimpulan pengertian kebugaran jasmani itu adalah “adalah kemampuan seseorang melakukan banyak aktivitas tanpa merasakan lelah yang berarti”.

B.     KOMPONEN KEBUGARAN JASMANI
Kebugaran jasmani memiliki dua macam komponen, yaitu komponen kebugaran jasmani terkait kesehatan atau Health related fitness dan komponen kebugaran jasmani terkait keterampilan atau Skill related fitness. Berikut penjelasan mengenai komponen kebugaran jasmani.


1.      Komponen Kebugaran Jasmani terkait Kesehatan
a.       Daya Tahan Jantung Paru (Cardio Respiratory Endurance)
Daya tahan jantung paru adalah kemampuan seseorang untuk bekerja dalam jangka waktu yang relatif lama dengan kelelahan yang tidak berarti dan segera pulih dalam waktu yang singkat.
b.      Kekuatan Otot (Muscle Strength)
Kekuatan Otot adalah kemampuan tubuh mengerahkan tenaga untuk menahan beban yang diberikan.
c.       Daya Tahan Otot (Muscle Endurance)
Daya tahan otot adalah kapasitas sekelompok otot untuk melakukan kontraksi yang beruntun atau berulang-ulang terhadap suatu beban submaksimal dalam jangka waktu tertentu. Daya tahan otot bermanfaat untuk mengatasi kelelahan. Pengukuran daya tahan otot dilakukan melalui Push up test, Sit up test.
d.      Kelentukan (Flexibilty)
Kelentukan adalah kemampuan tubuh untuk melakukan gerak melalui ruang gerak sendi atau ruang gerak tubuh secara maksimal tanpa dipengaruhi oleh suatu paksaan atau tekanan. Kelentukan gerak tubuh pada persendian tersebut, sangat dipengaruhi oleh : elastisitas otot, jenis sendi, struktur tulang, jaringan sekitar sendi, tendon dan ligamen di sekitar sendi serta kualitas sendi itu sendiri.
e.       Komposisi tubuh (Body compotition)
Komposisi tubuh merupakan perbandingan jumlah lemak yang dikandung di dalam tubuh seseorang. Jika kita memiliki kandungan lemak dalam tubuh yang berlebihan, akan menganggu sistem kerja organ tubuh lainnya oleh karena itu, untuk mendapatkan kebuhgaran tubuh, sebaiknya jaga asupan lemak yangi kita makan.

2.      Komponen Kebugaran Jasmani terkait Keterampilan
a.       Kecepatan (speed)
Kecepatan adalah Kemampuan seseorang untuk bergerak secepat mungkin dengan waktu sesingkat-singkatnya setelah menerima rangsang. Kecepatan ada 3 macam, yaitu kecepatan siklis yang merupakan pengulangan gerakan dari satu bentuk keterampilan yang sama, kecepatan asiklis yang merupakan keterampilan yang berkaitan dengan kecepatan dalam sebuah permainan yang menggunakan alat, dan kecepatan reaksi yang merupakan kecepatan yang dikerahkan sebagai tanggapan dari rangsangan yang diterima oleh tubuh dan dilakukan pada saat mendapat rangsang.
b.      Daya ledak (power)
Daya ledak merupakan perpaduan antara kekuatan dan kecepatan kontraksi otot yang dinamis dan eksplosif serta melibatkan pengeluaran kekuatan otot yang maksimal dalam waktu yang secepat-cepatnya
c.       Keseimbangan (balance)
Keseimbangan adalah kemampuan untuk mempertahankan posisi atau sikap tubuh secara tepat pada saat melakukan gerakan. Keseimbangan tersebut dapat berupa keseimbangan statis (static balance) pada saat berdiri maupun keseimbangan dinamis (dynamic balance) pada saat melakukan suatu gerakan tertentu.
d.      Kelincahan (agility)
Kecepatan merupakan kemampuan tubuh untuk merubah-ubah posisi tubuh dan mengatasi rintangan dengan dalam waktu yang singkat. Kelincahan ini merupakan perpaduan dari unsur kelentukan dan kecepatan, bahkan kekuatan.
e.       Koordinasi (coordination)
Koordinasi merupakan kemampuan seseorang untuk menggabungkan beberapa gerakan menjadi satu gerakan secara tepat, cermat dan efisien. Kemampuan koordinasi sangat mendukung penguasaan keterampilan dasar gerak. Koordinasi meliputi mata – tangan, mata – kaki, tangan – kaki, mata – tangan – kaki, telinga – mata – kaki, dan seterusnya.




C.    BENTUK LATIHAN KEBUGARAN JASMANI
1.      Daya Tahan Jantung Paru (Cardio Respiratory Endurance)
Latihan untuk melatih daya tahan adalah kebalikan dari latihan kekuatan. Daya tahan dapat dilatih dengan beban rendah atau kecil, namun dengan frekuensi yang banyak dan dalam durasi waktu yang lama. Contoh latihan untuk daya tahan:
·         lari 2,4 km.
·         lari 12 menit.
·         lari multistage.
·         angkat beban dengan berat yang ringan namun dengan repetisi dan set yang banyak.
·         lari naik turun bukit.

2.      Kekuatan Otot (Muscle Strength)
Kekuatan otot dapat diraih dari latihan dengan beban berat dan frekuensi sedikit. Kita dapat melatih kekuatan otot lengan dengan latihan angkat beban, jika beban tersebut hanya dapat diangkat 8-12 kali saja. Contoh latihannya adalah sebagai berikut:
·         squat jump, melatih kekuatan otot tungkai dan otot perut.
·         push up, melatih kekuatan otot lengan.
·         sit up, melatih kekuatan otot perut.
·         angkat beban, melatih kekuatan otot lengan.
·         back up, melatih kekuatan otot perut.

3.      Daya Tahan Otot (Muscle Endurance)
Daya tahan otot dapat terjadi apabila didukung oleh Jantung yang sehat, paru-paru, dan peredaran darah yang lancar.
Ada beberapa cara untuk melakukan latihan daya tahan otot, Yaitu:
·         Squats Otot-otot yang terlatih, antara lain: otot paha legiuteus dan biceps femoris nomiten dinoaus
·         Rowing otot bahu, lengan (fleksor), punggung, deltold, pasterior, teres mayor, triceps, dan biceps.
·         Triceps stretch Otot yang terlatih adalah otot triceps.
·         Wrist roll Latihan ini memperkuat otot-otot jari, pergelangan tangan, lengan bawah, dan lengan atas.
·         Latihan mengangkat beban dengan tangan untuk melatih ketahanan otot-otot tangan.

4.      Kelentukan (Flexibilty). Contoh latihannya: upperr Body Flexibility Exercises

5.      Kecepatan (speed)
Kecepatan dalam hal ini lebih mengarah pada kecepatan otot tungkai dalam bekerja. Contoh latihannya adalah
·         lari cepat 50 m
·         lari cepat 100 m
·         lari cepat 200 m

6.      Daya ledak (power)
·         Melompat dengan dua kaki (double leg bound)
·         Melompat dengan kaki secara bergantian
·         lompat jongkok
·         Lompat dua kaki dengan box

7.      Keseimbangan (balance)
Keseimbangan merupakan kemampuan seseorang mengendalikan organ-organ syaraf otot sehingga dapat mengendalikan gerakan-gerakan dengan baik dan benar. Senam merupakan salah satu cabang olahraga yang sangan mengandalkan kesimbangan. Contoh latihannya adalah
·         berjalan di atas balok kayu selebar 10 cm, sepanjang 10 m
·         berdiri dengan satu kaki jinjit
·         tubuh membentuk kapal-kapalan
·         sikap lilin
·         berdiri dengan tangan sebagai sandaran tubuh.
8.      Kelincahan (agility)
Kelincahan dapat dilatih dengan lari cepat dengan jarak sangat dekat, kemudian berganti arah. Contoh latihannya adalah
·         lari zig-zag
·         lariu bolak-balik 5 m
·         lari bolak-balik 10 m
·         lari angka 8
·         kombinasi lari bolak-balik dengan lari zig-zag

9.      Koordinasi (coordination)
Koordinasi adalah kemampuan seseorang mengintegrasikan berbagai gerakan yang berbeda ke dalam pola gerakan tunggal secara efektif. Contoh latihannya:
·         memantulkan bola tenis ke tembok dengan tangan kanan kemudian menangkapnya lagi dengan tangan kiri.
·         memantulkan bola tenis ke tembok dengan tangan kiri kemudian menangkapnya lagi dengan tangan kanan.
·         melempar ke atas bola tenis dengan tangan kanan, kemudian menangkap kembali dengan tangan kiri
·         melempar ke atas bola tenis dengan tangan kiri, kemudian menangkap kembali dengan tangan kanan
D.    MANFAAT LATIHAN KEBUGARAN JASMANI

a.       Memperlancar sirkulasi darah
Dengan melakukan latihan kebugaran jasmani , maka sirkulasi darah akah menjadi lebih lancar dibanding orang yang tidak melakukan latihan kebugaran.
b.      Meningkatkan fungsi kerja jantung
Dengan melakukan latihan kebugaran jasmani , kerja jantung akan dipicu dan distimulasi secara perlahan sehingga kerja jantung akan menjadi lebih maksimal. Hal ini juga akan mengakibatkan lancarnya peredaran darah.
c.       Meningkatkan stamina
Dengan meningkatnya fungsi kerja jantung , maka stamina seseorang secara otomatis juga akan meningkat.
d.      Memperkuat daya tahan tubuh sehingga lebih energik
Dengan meningkatnya fungsi kerja jantung , seseorang akan menjadi lebih energik. Hal ini disebabkan karena kerja jantung yang maksimal akan memperlancar sirkulasi darah sehingga setiap orang tubuh akan tersuplai kebutuhannya sehingga akan menjadi energik dan tidak mudah lelah.
e.       Meningkatkan kemampuan regenerasi sel
Dengan melakukan latihan kebugaran , sel - sel yang rusak akan lebih cepat dirombak dan diganti dengan sel - sel baru.
f.       Meningkatkan mood
Dengan berolah raga , tubuh akan menghasilkan hormon di mana hormon ini bisa menstimulasi kita menjadi senang dan fit.
Kebugaran jasmani tiap orang tentunya berbeda - beda. Hal ini disebabkan karena beberapa faktor yaitu :
a.       Faktor keturunan atau gen
Perbedaan garis keturunan akan menyebabkan kebugaran seseorang berbeda - beda karena tiap keturunan memiliki struktur gen yang berbeda - beda.
b.      Faktor usia
Perbedaan usia akan mempengaruhi kebugaran seseorang. Orang yang sudah tua memiliki kebugaran yang lebih rendah dibanding orang yang masih muda. Hal ini disebabkan karena fungsi kerja tubuh orang tua sudah banyak berkurang ketika masih muda.
c.       Faktor jenis kelamin
Perbedaan jenis kelamin akan menyebabkan kebugaran seseorang berbeda - beda. Kebugaran pria biasanya lebih tinggi karena biasanya pria lebih sering beraktivitas daripada wanita.
d.      Faktor kegiatan fisik
Perbedan kegiatan fisik akan mempengaruhi kebugaran seseorang. Orang yang melakukan banyak aktivitas akan lebih bugar daripada orang yang tidak beraktivitas.
e.       Faktor kebiasaan yang tidak baik
Orang yang memiliki kebiasaan tidak baik memiliki tingkat kebugaran yang rendah. Contoh kebiasaan tidak baik itu adalah merokok.

 

Jumat, 18 September 2015

SURVEY LAPANGAN DAN PENERAPAN ILMU FAAL OLAHRAGA DAN PRAKTIKUM MELALUI WAWANCARA AKTIVITAS OLAHRAGA

SURVEY LAPANGAN DAN PENERAPAN ILMU FAAL OLAHRAGA DAN PRAKTIKUM MELALUI WAWANCARA AKTIVITAS OLAHRAGA

Pada kesempatan ini saya di tugaskan melakukan survey pada 2 orang secara acak, tentang aktifitas Olahraga yang di lakukannya, apakah dia suka olahraga, intensitas berolahraga, dampak olahraga, perubahan setelah olahraga,,yang mana surveyer mampu membaca kondisi tubuh dan memberikan saran akan berolahraga,, bagai mana mengawali olahraga, dampak, dan antisipasi cedera setelah olah raga......sebelum jauh berbicara mari kita simak dulu hasil jawaban dari beberapa orang yang saya survey tentang aktiifitas olahraganya yang di lakukan nya ?????????? Lanjut,,,,,,,,,,.................!

Nama nya ASEP CARSIM S.Pd, dari gelar belakang nya dia seorang sarjana pendidikan,,,dia seorang guru atau pendidik di bidang study pendidikan jasmani, dia orang karawang asli tinggal di tempuran pastinya udah bisa di tebak" jangan - jangan rekan kerja"? ya bener banget 100 untuk anda .ini Kontak yang kalian bisa hubungi 085xxxxxxxx (Prifasi ya sob,,,,,dia udah ada yang punya jadi jangan kecewa karawang luas ko,,,yang nulis ini juga masih sendiri,,,kira kira minat kita CODan aja ataw kirim - kirim juga boleh upsss sorri ngelantur efek dari jomblo kelamaan,,,lanjut ya.).

Survayer :  "Apakah anda suka berolahraga ?"
 asep carsimjawab :" suka "

Survayer :  "Kapan anda terakhir berolahraga ?"
 asep carsimjawab :" kemarin sore " (survey dilakukan pagi hari)

Survayer :  "Seberapa sering anda Berolahraga ?"
 asep carsimjawab :" Dalam 1 minggu 4 sampai 5 kali "

Survayer :  "Olahraga yang anda sukai ?" (+anda seorang atlit atau sekedar hobi saja )
 asep carsimjawab :" Sepak Bola " (+ dulu ia tapi sekarang saya sebatas menyalurkan hobi bermain bola dan sedikit meluangkan waktu untuk melatih )

Survayer :  "Bagaimana perubahan yang anda alami setelah berolah raga ?"
 asep carsimjawab :" Tubuh merasa bugar dan bisa mendapat inspirasi "

Sebelum ke tahap selanjutnya saya akan ulas dulu hasil survey tadi, pada asep carsim.
dari pertanyaan pertama sangat jelas dia  suka olahraga dan sangat jelas dari perkenalan dia guru olahraga, terdidik dan mendidik di bidang olahraga secara otomatis dia suka olahraga, dari keseluruhan pertanyaan saya kira kita dapat menyimpulkan keadaan fisik nya. intensitas olahraga nya yang 4 kali seminggu akan menujang kebugaran nya akan pekerjaan beratnya sebagai guru yang di tuntut untuk kuat dan tahan lama atau bugar setiap hari untuk menjalankan profesinya, dari berohraga dia dapat banyak inspirasi selain dari inspirasi untuk tehnih baru yang akan di terapkan pada anak didik nya dengan berolahraga ternyata membuat kardiopaskuler bekerja baik sehingga peredaran darah keseluruh tubuh dan otak nya bersinergi, dari latihan yang rutin perubahan mendasar olahraga autdor adalah efek sementara dari terbakarnya kulit oleh sinar matahari atau agak gelap,,selain itu perubahan tetap dari efek olahraga adalah terjaganya berat badan dan bentuk tubuh nya sehingga tidak terlihat tumpukan lemak di bagian perut atu di bagian yang lainnya, malah di bagian kaki jelas terlihat otot yang terbentuk dai olahraga seperti betis yang seperti umbi batang paha yang kekar, dari pernapasan nya dia memiliki PO2MAX yang masih bagus walaupun dia seorang perokok.

1.Apakah surveyer sopan saat bertanya "
  asep carsim S.Pd, " ya,,sangat sopan"

2.Apakah surveyer Memberikan info "
  asep carsim S.Pd, " ya,,seperti penangan cedera bahkan saya pernah di urut dan sering masalah cedera dia cukup baik untuk menjadi patner dalam berdiskusi dalam olahraga "

3.Apakah surveyer memberikan penjelasan dan cukup jelas dan tepat terhadap perubahan yang anda alami setelah berolahraga "
  asep carsim S.Pd, " Ya,,,,tepat dan jelas"


4.Apa masukan untuk surveyer  "
  asep carsim S.Pd, " Jangan berhenti berolahraga walau usia bertambah tua dan terus belajar"

 5.Berikan penilaian terhadap penampilan dari surveyer "
  asep carsim S.Pd, " sangat baik dalam memberi masukan dan juga menjadi contoh untuk masyarakat agar rajin berolahraga pokona mah,,,,,,,,,,god lah is ok wae weh lah ka yopi mah........."

ini salah satu surver pada asep carsim semoga bermanfaat dan tunggu ulasan selanjutnya,,,,,,
trimakasih,
 asalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh
salam sejahtera bagi kita semua.


PENGERTIAN KEBUGARAN JASMANI DAN KOMPONEN KEBUGARAN JASMANI

Asamanualaikum,.
Salam Sejahtera Bagi Kita Semua,
Salam Olahraga,,

Pada kesempatah hari ini Selasa, 22 September 2015 Saya sedikit membuat orat - oret di blog saya tentang ilmu di dunia olahraga, hari ini saya sedikit akan meng UP materi tentang kebugaran jasmani yang mana sebenarnya ini tugas kuliah saya dari pada bagai pohon tak berguna mending hasil tugas saya UP di blog ini itung - itung membagi ilmu dan beranal yo.....sob mari kita simak dan semoga bermanfaat sebelumnya saya minta maaf bila mana banya kesalahan karna manusia adalah mahluk proses bukan mahluk hasil salah benar hanya adalah proses kehidupan....!

nama : waryopi sulaeman A.ma, Pust,.
sekolah : Universitas Negeri Singaperbangsa Karawang


RESUME
TEORI KEBUGARAN JASMANI
“ Arti dan Komponen Kebugaran Jasmani “
  
A.    KEBUGARAN JASMANI
Secara umun Kebugaran Jasmani adalah kemampuan tubuh untuk melakukan penyesuaian terhadap pembebanan fisik yang diberikan kepadanya tanpa menimbulkan kelelahan berlebihan yang berarti. Dan sedangkan beberapa ahli menyebutkan Kebugaran Jasmani itu :
1.Menurut Judith Rink dan Mochamad Sajoto
Kebugaran Jasmani adalah kemampuan seseorang menyelesaikan tugas sehari-hari dengan tanpa mengalami kelelahan berarti, dengan pengeluaran energi yang cukup besar, guna memenuhi kebutuhan geraknya dan menikmati waktu luang serta untuk memenuhi keperluan darurat bila sewaktu-waktu diperlukan

2.Menurut Djoko Pekik
Kebugaran jasmani merupakan kemampuan seseorang melakukan kerja sehari-hari secara efisien tanpa timbul kelelahan yang berlebihan sehingga masih menikmati waktu luangnya.

3.Menurut T. Cholik Muthohir (1999) dalam Ismaryati (2006: 40)
kebugaran jasmani merupakan kondisi yang mencerminkan kemampuan seseorang untuk melakukan tugas dengan produktif tanpa mengalami kelelahan yang berarti.
Dari beberapa pengertian diatas maka kita mengambil kesimpulan pengertian kebugaran jasmani itu adalah “adalah kemampuan seseorang melakukan banyak aktivitas tanpa merasakan lelah yang berarti”.

B.     KOMPONEN KEBUGARAN JASMANI
Kebugaran jasmani memiliki dua macam komponen, yaitu komponen kebugaran jasmani terkait kesehatan atau Health related fitness dan komponen kebugaran jasmani terkait keterampilan atau Skill related fitness. Berikut penjelasan mengenai komponen kebugaran jasmani.


1.      Komponen Kebugaran Jasmani terkait Kesehatan
a.       Daya Tahan Jantung Paru (Cardio Respiratory Endurance)
Daya tahan jantung paru adalah kemampuan seseorang untuk bekerja dalam jangka waktu yang relatif lama dengan kelelahan yang tidak berarti dan segera pulih dalam waktu yang singkat.
b.      Kekuatan Otot (Muscle Strength)
Kekuatan Otot adalah kemampuan tubuh mengerahkan tenaga untuk menahan beban yang diberikan.
c.       Daya Tahan Otot (Muscle Endurance)
Daya tahan otot adalah kapasitas sekelompok otot untuk melakukan kontraksi yang beruntun atau berulang-ulang terhadap suatu beban submaksimal dalam jangka waktu tertentu. Daya tahan otot bermanfaat untuk mengatasi kelelahan. Pengukuran daya tahan otot dilakukan melalui Push up test, Sit up test.
d.      Kelentukan (Flexibilty)
Kelentukan adalah kemampuan tubuh untuk melakukan gerak melalui ruang gerak sendi atau ruang gerak tubuh secara maksimal tanpa dipengaruhi oleh suatu paksaan atau tekanan. Kelentukan gerak tubuh pada persendian tersebut, sangat dipengaruhi oleh : elastisitas otot, jenis sendi, struktur tulang, jaringan sekitar sendi, tendon dan ligamen di sekitar sendi serta kualitas sendi itu sendiri.
e.       Komposisi tubuh (Body compotition)
Komposisi tubuh merupakan perbandingan jumlah lemak yang dikandung di dalam tubuh seseorang. Jika kita memiliki kandungan lemak dalam tubuh yang berlebihan, akan menganggu sistem kerja organ tubuh lainnya oleh karena itu, untuk mendapatkan kebuhgaran tubuh, sebaiknya jaga asupan lemak yangi kita makan.

2.      Komponen Kebugaran Jasmani terkait Keterampilan
a.       Kecepatan (speed)
Kecepatan adalah Kemampuan seseorang untuk bergerak secepat mungkin dengan waktu sesingkat-singkatnya setelah menerima rangsang. Kecepatan ada 3 macam, yaitu kecepatan siklis yang merupakan pengulangan gerakan dari satu bentuk keterampilan yang sama, kecepatan asiklis yang merupakan keterampilan yang berkaitan dengan kecepatan dalam sebuah permainan yang menggunakan alat, dan kecepatan reaksi yang merupakan kecepatan yang dikerahkan sebagai tanggapan dari rangsangan yang diterima oleh tubuh dan dilakukan pada saat mendapat rangsang.
b.      Daya ledak (power)
Daya ledak merupakan perpaduan antara kekuatan dan kecepatan kontraksi otot yang dinamis dan eksplosif serta melibatkan pengeluaran kekuatan otot yang maksimal dalam waktu yang secepat-cepatnya
c.       Keseimbangan (balance)
Keseimbangan adalah kemampuan untuk mempertahankan posisi atau sikap tubuh secara tepat pada saat melakukan gerakan. Keseimbangan tersebut dapat berupa keseimbangan statis (static balance) pada saat berdiri maupun keseimbangan dinamis (dynamic balance) pada saat melakukan suatu gerakan tertentu.
d.      Kelincahan (agility)
Kecepatan merupakan kemampuan tubuh untuk merubah-ubah posisi tubuh dan mengatasi rintangan dengan dalam waktu yang singkat. Kelincahan ini merupakan perpaduan dari unsur kelentukan dan kecepatan, bahkan kekuatan.
e.       Koordinasi (coordination)
Koordinasi merupakan kemampuan seseorang untuk menggabungkan beberapa gerakan menjadi satu gerakan secara tepat, cermat dan efisien. Kemampuan koordinasi sangat mendukung penguasaan keterampilan dasar gerak. Koordinasi meliputi mata – tangan, mata – kaki, tangan – kaki, mata – tangan – kaki, telinga – mata – kaki, dan seterusnya.




C.    BENTUK LATIHAN KEBUGARAN JASMANI
1.      Daya Tahan Jantung Paru (Cardio Respiratory Endurance)
Latihan untuk melatih daya tahan adalah kebalikan dari latihan kekuatan. Daya tahan dapat dilatih dengan beban rendah atau kecil, namun dengan frekuensi yang banyak dan dalam durasi waktu yang lama. Contoh latihan untuk daya tahan:
·         lari 2,4 km.
·         lari 12 menit.
·         lari multistage.
·         angkat beban dengan berat yang ringan namun dengan repetisi dan set yang banyak.
·         lari naik turun bukit.

2.      Kekuatan Otot (Muscle Strength)
Kekuatan otot dapat diraih dari latihan dengan beban berat dan frekuensi sedikit. Kita dapat melatih kekuatan otot lengan dengan latihan angkat beban, jika beban tersebut hanya dapat diangkat 8-12 kali saja. Contoh latihannya adalah sebagai berikut:
·         squat jump, melatih kekuatan otot tungkai dan otot perut.
·         push up, melatih kekuatan otot lengan.
·         sit up, melatih kekuatan otot perut.
·         angkat beban, melatih kekuatan otot lengan.
·         back up, melatih kekuatan otot perut.

3.      Daya Tahan Otot (Muscle Endurance)
Daya tahan otot dapat terjadi apabila didukung oleh Jantung yang sehat, paru-paru, dan peredaran darah yang lancar.
Ada beberapa cara untuk melakukan latihan daya tahan otot, Yaitu:
·         Squats Otot-otot yang terlatih, antara lain: otot paha legiuteus dan biceps femoris nomiten dinoaus
·         Rowing otot bahu, lengan (fleksor), punggung, deltold, pasterior, teres mayor, triceps, dan biceps.
·         Triceps stretch Otot yang terlatih adalah otot triceps.
·         Wrist roll Latihan ini memperkuat otot-otot jari, pergelangan tangan, lengan bawah, dan lengan atas.
·         Latihan mengangkat beban dengan tangan untuk melatih ketahanan otot-otot tangan.

4.      Kelentukan (Flexibilty). Contoh latihannya: upperr Body Flexibility Exercises

5.      Kecepatan (speed)
Kecepatan dalam hal ini lebih mengarah pada kecepatan otot tungkai dalam bekerja. Contoh latihannya adalah
·         lari cepat 50 m
·         lari cepat 100 m
·         lari cepat 200 m

6.      Daya ledak (power)
·         Melompat dengan dua kaki (double leg bound)
·         Melompat dengan kaki secara bergantian
·         lompat jongkok
·         Lompat dua kaki dengan box

7.      Keseimbangan (balance)
Keseimbangan merupakan kemampuan seseorang mengendalikan organ-organ syaraf otot sehingga dapat mengendalikan gerakan-gerakan dengan baik dan benar. Senam merupakan salah satu cabang olahraga yang sangan mengandalkan kesimbangan. Contoh latihannya adalah
·         berjalan di atas balok kayu selebar 10 cm, sepanjang 10 m
·         berdiri dengan satu kaki jinjit
·         tubuh membentuk kapal-kapalan
·         sikap lilin
·         berdiri dengan tangan sebagai sandaran tubuh.
8.      Kelincahan (agility)
Kelincahan dapat dilatih dengan lari cepat dengan jarak sangat dekat, kemudian berganti arah. Contoh latihannya adalah
·         lari zig-zag
·         lariu bolak-balik 5 m
·         lari bolak-balik 10 m
·         lari angka 8
·         kombinasi lari bolak-balik dengan lari zig-zag

9.      Koordinasi (coordination)
Koordinasi adalah kemampuan seseorang mengintegrasikan berbagai gerakan yang berbeda ke dalam pola gerakan tunggal secara efektif. Contoh latihannya:
·         memantulkan bola tenis ke tembok dengan tangan kanan kemudian menangkapnya lagi dengan tangan kiri.
·         memantulkan bola tenis ke tembok dengan tangan kiri kemudian menangkapnya lagi dengan tangan kanan.
·         melempar ke atas bola tenis dengan tangan kanan, kemudian menangkap kembali dengan tangan kiri
·         melempar ke atas bola tenis dengan tangan kiri, kemudian menangkap kembali dengan tangan kanan
D.    MANFAAT LATIHAN KEBUGARAN JASMANI

a.       Memperlancar sirkulasi darah
Dengan melakukan latihan kebugaran jasmani , maka sirkulasi darah akah menjadi lebih lancar dibanding orang yang tidak melakukan latihan kebugaran.
b.      Meningkatkan fungsi kerja jantung
Dengan melakukan latihan kebugaran jasmani , kerja jantung akan dipicu dan distimulasi secara perlahan sehingga kerja jantung akan menjadi lebih maksimal. Hal ini juga akan mengakibatkan lancarnya peredaran darah.
c.       Meningkatkan stamina
Dengan meningkatnya fungsi kerja jantung , maka stamina seseorang secara otomatis juga akan meningkat.
d.      Memperkuat daya tahan tubuh sehingga lebih energik
Dengan meningkatnya fungsi kerja jantung , seseorang akan menjadi lebih energik. Hal ini disebabkan karena kerja jantung yang maksimal akan memperlancar sirkulasi darah sehingga setiap orang tubuh akan tersuplai kebutuhannya sehingga akan menjadi energik dan tidak mudah lelah.
e.       Meningkatkan kemampuan regenerasi sel
Dengan melakukan latihan kebugaran , sel - sel yang rusak akan lebih cepat dirombak dan diganti dengan sel - sel baru.
f.       Meningkatkan mood
Dengan berolah raga , tubuh akan menghasilkan hormon di mana hormon ini bisa menstimulasi kita menjadi senang dan fit.
Kebugaran jasmani tiap orang tentunya berbeda - beda. Hal ini disebabkan karena beberapa faktor yaitu :
a.       Faktor keturunan atau gen
Perbedaan garis keturunan akan menyebabkan kebugaran seseorang berbeda - beda karena tiap keturunan memiliki struktur gen yang berbeda - beda.
b.      Faktor usia
Perbedaan usia akan mempengaruhi kebugaran seseorang. Orang yang sudah tua memiliki kebugaran yang lebih rendah dibanding orang yang masih muda. Hal ini disebabkan karena fungsi kerja tubuh orang tua sudah banyak berkurang ketika masih muda.
c.       Faktor jenis kelamin
Perbedaan jenis kelamin akan menyebabkan kebugaran seseorang berbeda - beda. Kebugaran pria biasanya lebih tinggi karena biasanya pria lebih sering beraktivitas daripada wanita.
d.      Faktor kegiatan fisik
Perbedan kegiatan fisik akan mempengaruhi kebugaran seseorang. Orang yang melakukan banyak aktivitas akan lebih bugar daripada orang yang tidak beraktivitas.
e.       Faktor kebiasaan yang tidak baik
Orang yang memiliki kebiasaan tidak baik memiliki tingkat kebugaran yang rendah. Contoh kebiasaan tidak baik itu adalah merokok.

 

Minggu, 13 September 2015

Ilmu Faal Olahraga dan Praktekikum

 asalamualaikum wr.wb.

salam olahraga, indonesia bisa, indonesia hebat,,,,,

dalan pertemuan ini sayaWARYOPI SULAEMAN Kelas III D akan sedikit membahas tentang perubahan bentuk tubuh dalam rangka untuk menyelesaikan tugas kuliah fisiologi olahraga dan praktikum oleh Habibi Hadi Wijaya S.Pd, M.Pd, Dosen Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Univesitas Negri Singaperbangsa Karawang,

 Perubahan bentuk tubuh pada gambar di saping adalah salahsatu gejala yang di pelajari dalam matakuliah fisiologo olahraga yang mana berubahan bentuk tubuh, yang mana bentuk awal sudut kanan bisa berubah secara bertahap sehingga manpu membentuk tubuh yang atletis seperti gambar di sudut kiri bawah, proses ini terjadi karna di sengaja atau tidak di dengaja seorang yang sengaja membentuk tubuh nya menjadi seperti ini melalui banyak tahap yang harus di lakukan dari segi latihan, segi makanan, bahkan obatobatan pun bisa membantu dan mempercepat pembentukan ini, latihanya pun tidak ringan untuk memdapatkan bentuk tubuh yang di inginkan,bentik tubuh ini akan permanen jika di dijaga latihan nya dan asupan makanan nya, bagian bagian tubuh yang sering di latih atau di olah antara lain bagian lengan seperti triseb dan bisep, bagian belakang, bagian dada bagian perut abdomen, paha dan kaki.

proses yang tidak di sengaja dalam pembentukan tubuh biasa nya pada orang orang yang bekerja keras, seperti kuli bangunan, buruh angkut barang, buruh pertambangan dll, namun dalam pembentukan tubuh hanya beberapa bagian yang biasanya dominan di pakai untuk bekerja seperti pungging, tangan, paha, betis. yang cenderung kekar.

Seperti artis yang masa kecil kita ketahui dengan nyanyianya " Mamah Bolo - bolo, Papa Bolo "  ini telah ber metamorfosis dari anak yang gendut menjadi gadisyang sisfex seperti di gambar, bukan hanya dari program dietnya saja namun dari hasil olahraga juga tina ton kita panggil bisa membentuk tubuh nya, dan bila dari pola makan dan latihan yang kurang oftimal tidak menutup kemungkinan si bolo-bolo ini pun akan melar kembali dan para olahragawan pun sama mungkin dengan jangka waktu yang cukup lama....
Selain tina ton ada juga artis dedi yang seorang mentalis membentuk tubuh nya menjadi berotot dengan ODC nya.




Sebelum kita jauh banyak membicarakan berubahan organtubuh mari kita baca lebih dari fisiologi olahraga berikut ini.

Pengertian Ilmu Faal 

  Ilmu faal olahraga adalah ilmu yang mempelajari tubuh manusia dan bagian-bagiannya pada waktu olahraga. Faal olahraga sebagai ilmu amalan (Applied Science) merupakan dasar dari ilmu kedokteran olahraga. Definisi ilmu kedokteran olahraga menurut A. Venerando (1975) adalah “Aplikasi ilmu kedokteran pada olahraga dan aktivitas fisik umumnya, agar didapat keuntungan segi preventif dan kemungkinan terapoetis dari berolahraga untuk mempertahankan keadaan sehat dan menghindari setiap keadaan yang berhubungan dengan kelebihan atau kekurangan latihan fisik” (Karhiwikarta, 1978).
Fisiologi olahraga sebagai salah satu disiplin kedokteran berusaha untuk mempelajari efek latihan terhadap tubuh, mempelajari bagaimana efisiensi tubuh manusia
dapat diperbaiki dengan latihan, mempelajari metoda yang paling sesuai untuk menilai 13 perbedaan parameter fisik dan fisiologis dan mempelajari bermacam-macam tes yang cocok untuk mengukur keadaan kesegaran jasmani (Giam, 1993). Berdasarkan tipe dan intensitas performance latihan, olahraga dapat dibagi menjadi 2 bagian besar, yaitu:
1. Olahraga dinamik, yaitu olahraga yang menyebabkan perubahan pada panjang otot dan pergerakan sendi dengan kontraksi ritmis, tetapi hanya terjadi sedikit perubahan
pada kekuatan intramuskular.
2. Olahraga statik, yaitu olah raga yang menyebabkan perubahan kekuatan intramuskular, tetapi tidak terjadi atau hanya terjadi sedikit perubahan panjang otot dan pergerakan sendi (Mitchell dkk, 1994). Olahraga dinamik dengan melibatkan banyak otot menyebabkan peningkatan kebutuhan oksigen. Sedangkan olahraga statik hanya menyebabkan sedikit peningkatan dalam kebutuhan oksigen.

 

Trimakasih telah membaca semoga bermanfaat,